Bab
I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Jepara
merupakan kota kecil yang memiliki banyak kelebihan. Disamping dikenal sebagai
kota ukir, Jepara juga memiliki keunggulan dalam bidang kepariwisataan. Jepara
menyediakan objek-objek pariwisata hampir di seluruh wilayah, mulai dari Jepara
kota hingga desa-desa yang memiliki pesona alam yang memukau. Namun, kadangkala
tempat pariwisata yang sudah dipenuhi oleh banyak pengunjung, menjadikan
pemerintah lupa untuk terus mengembangkan tempat-tempat pariwisata. Begitu pula
pariwisata di luar kota, pemerintah kurang memperhatikan faktor pendukung.
Padahal kalau dicermati, tempat wisata di luar kota masih memiliki keadaan alam
yang asri dan tidak kalah diminati pengunjung.
Oleh
karena itu, kami melakukan penelitian terhadap kondisi beberapa objek
pariwisata di daerah Jepara.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang
diatas, masalah dapat dirumuskan seperti berikut ini adalah bagaimana kondisi
tempat wisata Sreni Indah dan Kartini Beach?
1.3 Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan
masalah diatas, tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah siswa
dapat mengetahui kondisi
tempat wisata Sreni Indah dan Kartini Beach.
1.4 Manfaat Penelitian
Penelitian ini memiliki
manfaat sebagai berikut.
1.
Bagi
siswa, untuk
tentang kondisi tempat
wisata Sreni Indah dan Kartini Beach.
2. Bagi
pemerintah dan masyarakat, untuk menambah wawasan tentang tempat – tempat yang dinilai memiliki potensial sebagai objek
pariwisata dan mengembangkannya.
Bab
II
Deskripsi Objek
Di
tengah hiruk pikuk keramaian kota, ada baiknya Anda menyempatkan diri untuk
berwisata dengan keluarga dan sahabat. Salah satunya bersantai sejenak
menikmati pemandangan alam di pegunungan. Jepara memang mempunyai
pariwisata yang banyak dan pemandanganan alamnya sangat eksotik, salah satunya
adalah hutan pinus “sreni” sebagai salah satu objek wisata alam yang dimiliki
oleh kota Jepara.
Sreni Indah adalah salah satu obyek wisata yang terdapat di Jepara. Sreni Indah berjarak 35 km dari pusat kota, tepatnya berada
di Desa Bategede
kecamatan Nalumsari. Sreni Indah merupakan hutan
lindung yang berada di kaki gunung Muria,
namun karena keindahan pemandangan perbukitan, persawahan, perkampungan dan
juga sungai yang indah, pemerintah kabupaten Jepara meresmikan Sreni Indah sebagai
salah satu obyek wisata di Jepara. Biasanya di liburan panjang akhir sekolah seperti saat ini,
tempat ini digunakan untuk berkemah dan pendakian. Sreni Indah adalah termasuk
tempat perkemahan tingkat nasional, terbukti Sreni Indah berkali-kali menjadi
tuan rumah jambore nasional. Hutan yang pernah di gunakan untuk perkemahan Saka
Wana Bhakti Tingkat Nasional berdiri di atas lahan seluas 110 hektare (ha). Dan
di kelola oleh Perusahaan Hutan Negara Indonesia (Perhutani) Kabupaten Jepara.
Bagi
anda wisatawan yang suka berpetualang anda harus mencoba ketempat ini untuk
berkemah menginap disana menikmati sunyinya malam tanpa terganggu oleh
suara-suara bising dari industri dan suara kendaraan yang berlalu lalang.
Di tempat ini
biasanya ramai pada hari-hari libur sekolah atau hari minggu biasanya anak -
anak muda mudi berbondong bondong ketempat ini, ada yang sekedar menikmati
sejuknya alam juga ada yang memadu kasih itu namanya juga para muda mudi.
Tempat ini sangat
cocok untuk meringankan penat yang didapatkan setelah bekerja sehari-hari. Pada
waktu akhir pekan, banyak pengunjung yang datang ke kawasan Hutan Wisata Sreni
Indah ini. Sekedar duduk-duduk bersama keluarga di bawah pohon pinus nan lebat,
atau bahkan melakukan aktifitas pendakian dan petualangan mengelilingi hutan
pinus ini. Pada waktu libur panjang sekolah atau libur akhir pekan, kegiatan
berkemah dilakukan oleh beberapa sekolahan di kawasan ini.
Biasanya
tempat ini ramai juga karena dari sekolah-sekolah dari luar kota mengadakan
kegiatan disini karena sangat baik sekali tempatnya dan sangat mendukung untuk
kegiata di luar sekolah misalnya out bond.
Untuk sampai ke
lokasi ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi baik motor maupun
mobil karena akses jalan sudah tertata rapi dan baik. Selain menggunakan
kendaraan pribadi, angkutan umum juga tersedia dalam rute melewati hutan wisata
Sreni Indah, tetapi pemberangkatannya tidak selalu ada, sekitar 1 jam sekali.
Kondisi jalan di tempat ini sama dengan jalanan daerah pegunungan pada umumnya.
Berbelak belok dan naik turun, bahakan ada beberapa turunan dan belokan yang
curam. Jadi ketelitiah dan kehati-hatian sangat diperlukan untuk menuju tempat
ini.
Untuk fasilitas,
di tempat ini tidak banyak menyediakan fasilitas. Fasilitas warung-warung makan
juga sangat minim karena berada di hutan lindung yang tidak boleh seenaknya
mendirikan bangunan. Dengan kondisi seperti itu diharpakan pengunjung
menyiapkan bekal secukupnya sebelum melakukan perjalanan ke tempat ini.
Kesejukan seperti
berada di tempat yang belum pernah dikunjungi, serta pemandangan yang indah
khas dengan daerah pegunungan akan dapat ditemukan di Hutan Wisata Sreni Indah,
kabupaten Jepara.
Kura-Kura Ocean Park di Obyek Wisata
Pantai Kartini Jepara merupakan wahana wisata keluarga dan telah dibuka secara
resmi oleh Bupati Jepara pada Hari Selasa, 22 Pebruari 2011. Banguan Kura-Kura
terdiri dari 2 lantai yang difungsikan sebagai taman laut di lantai bawah dan
sarana pendukung lainnya di lantai atas.
Ide / gagasan awal dibangunnya
Kura-Kura Raksasa di Pantai Kartini adalah agar dapat dijadikan ikon
kepariwisataan Jepara sekaligus sebagai bangunan monumental yang dapat
mengangkat citra Kabupaten Jepara di kancah Nasional maupun Internasional.
Laut di wilayah Kabupaten Jepara,
terutama Kepulauan Karimunjawa merupakan daerah endemik satwa laut yang cukup
istimewa yaitu penyu sisik. Bahkan sebagai usaha pelestarian, di Pulau
Menjangan Besar terdapat penangkaran penyu sisik dimana pelepasan anakan penyu
sisik (tukik) ke laut lepas dijadikan event wisata yang cukup menarik. Sebagai
wujud kepedulian terhadap lestarinya penyu sisik inilah Pemerintah Kabupaten
Jepara memilihnya sebagai ikon untuk memajukan daerah.
Lantai bawah bangunan Kura-Kura yang
difungsikan sebagai taman laut terdiri dari sebuah akuarium besar (main
aquarium) yang berisi ikan-ikan berukuran besar dari jenis : Hiu, Penyu Sisik,
Pari, Giant Trafelly (GT), Kakap, Kerapu, Jenaha, Triger, Mimi & Mintuna,
Buntal, dan jenis ikan lainnya. Akuarium dinding berjumlah 12 buah dan 4 buah
akuarium meja (portable) berisi beberapa jenis ikan laut dan ikan air tawar
berukuran kecil dan sedang.
Ada pula 1 buah kolam sentuh (touch
pool) yang berisi ikan komunitas air tawar utamanya kura-kura jinak yang dapat
dipegang oleh pengunjung. Dan yang paling istimewa adalah terapi ikan (fish
spa) yang berisi ribuan ikan Garra Rufa yang berasal dari Turki.
Bagian depan lantai bawah digunakan
sebagai pintu masuk dan keluar, tempat penjualan tiket, dan beberapa kios
souvenir khas Jepara. Lantai Atas Bangunan Kura-Kura di rencanakan untuk mini
theater dan lounge.
Berikut ini daftar harga tiket masuk
:
Tiket
|
Hari
|
Pengunjung
|
Harga Tiket
|
Kartini Beach
|
Senin – Jum’at
|
Anak
|
Rp. 7,500
|
Dewasa
|
Rp. 12,500
|
||
Sabtu, Minggu dan Hari Libur
|
Anak
|
Rp. 12,500
|
|
Dewasa
|
Rp. 17,500
|
||
Fish Spa
(Spa Ikan)
|
Senin – Jum’at
|
Anak
|
Rp. 10,000
|
Dewasa
|
Rp. 15,000
|
||
Sabtu, Minggu dan Hari Libur
|
Anak
|
Rp. 15,000
|
|
Dewasa
|
Rp. 20,000
|
||
Theater
Kura-Kura
|
Senin – Jum’at
|
Anak
|
Rp. 2,000
|
Dewasa
|
Rp. 3,000
|
||
Sabtu, Minggu dan Hari Libur
|
Anak
|
Rp. 3,000
|
|
Dewasa
|
Rp. 5,000
|
Bab
III
Pesan dan Kesan
3.1 Hutan
Pinus Sreni Indah
Menurut kelompok kami, keadaan di hutan
Sreni Indah masih terjaga. Selain
udara yang sejuk dan pemandangan alam yang masih asri, Sreni Indah cocok untuk wisatawan yang
kesehariannya disibukkan dengan rutinitas perkotaan.
Namun, keindahan hutan sreni indah ini,
belum didukung oleh beberapa faktor pendukung. Persediaan fasilitas-fasilitas
pun sangat minim, misalnya
saja
tidak adanya warung makan, sehingga mengharuskan wisatawan membawa bekal sendiri. Selain
itu, ditempat ini tidak tersedia wc umum, sehingga wisatawan terpaksa buang air
kecil sembarangan. Bahkan,
tak sedikit wisatawan yang buang air kecil di sungai sekitar
hutan Sreni yang menimbulkan bau tidak sedap, dan dapat mencemari sungai,
padahal sungai ini menjadi salah satu faktor pendukung tempat ini.
3.2 Kartini
Beach
Menurut
kelompok kami, keunikan icon kura kura raksasa yang tidak dimiliki oleh tempat
wisata lain yang menjadi
alasan wisatawan untuk berkunjung ke Kartini Beach. Apalagi letaknya yang dekat pantai dengan kesejukan
udaranya sangat menambah
pesona Kartini Beach. Tempat wisata ini, juga sudah didukung dengan fasilitas penginapan.
Namun,
tempat- tempat untuk berdagang di pantai kartini belum tertata dengan rapi.
Banyak daun - daun yang berguguran dan
ketersediaan tempat sampah sangat minim, sehingga banyak wisatawan yang buang
sampah sembarangan. Selain itu, ketersediaan air di wc umum masih kurang,
sehingga merepotkan wisatawan.
Bab IV
Penutup
4.1
Saran
Sebaiknya, pemerintah dan masyarakat bekerjasama untuk terus
mengembangkan tempat – tempat yang dinilai memiliki potensial sebagai objek
pariwisata.
Daftar Pustaka
Lampiran

