MAKALAH
BAHASA
INDONESIA
“KEMACETAN
LALU LINTAS”
Disusun
oleh:
Nama : Nindi Diyah Utari
NIM : 31411405626
PROGRAM
STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS
EKONOMI
UNIVERSITAS
ISLAM SULTAN AGUNG
SEMARANG
2014
KATA PENGANTAR
Permasalahan kemacetan lalu lintas di Indonesia telah
menjadi permasalahan yang lumrah namun belum terpecahkan hingga kini. Berbagai
aspek telah terkena imbasnya sehingga menyebabkan pemborosan dan penggunaan
energi secara tidak efisien. Akibatnya pembangunan dan mobilisasi masyarakat
terganggu yang berdampak pada menurunnya produktivitas dalam berbagai bidang
pekerjaan. Hal ini bukan hanya dapat menghambat proses pembangunan masyarakat
di kota yang mengalami kemacetan tetapi berdampak juga ke daerah sekitarnya.
Ini adalah salah satu kajian yang sangat menarik karena kita
sebagai mahasiswa dituntut juga untuk krisis dalam menghadapi masalah ini. Dan
bagaimanapun dan kemungkinan apapun bisa saja terjadi, namun bila kita
menyikapinya secara kritis, paling tidak kita dapat membantu menemukan solusi
dari permasalahan ini dimasa depan sehingga dapat menjadi tonggak meningkatnya
pembangunan negeri tercinta kita Indonesia.
DAFTAR ISI
BAB
I
PENDAHULUAN
Indonesia
termasuk negara sedang berkembang, permasalahan yang ada di negara berkembang
lebih kompleks dibandingkan dengan negara-negara maju, mulai dari pertumbuhan
penduduk yang tinggi, kesenjangan sosial, hingga kurangnya sarana dan prasarana
yang menunjang pembangunan itu sendiri. Untuk itu, Indonesia terus membenahi
diri melalui pembangunan dari segala aspek. Namun, seiring berjalannya waktu
pembangunan mendorong manusia untuk menggunakan transportasi. Transportasi
merupakan usaha memindahkan, mengangkut, menggerakkan, atau mengalihkan suatu
pemindahan pergerakan barang dari tempat asal ketempat tujuan (Salim, 1993) . Hampir setiap orang
kini lebih menyukai transportasi dalam bentuk kendaraan pribadi. Padahal
penggunaan transportasi yang berlebihan dapat menyebabkan kemacetan.
Kemacetan
lalu lintas adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya
lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas
jalan (Wikipedia, 2014) . Kemacetan sering
dijumpai di kota-kota besar di Indonesia dan menjadi permasalahan yang sangat
besar. Kemacetan disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya meningkatnya
jumlah kendaraan bermotor, pengguna jalan yang sering melanggar aturan lalu
lintas. Dampak dari kemacetan akan menjalar ke berbagai aspek sehingga
menyebabkan ketidakefesien waktu dan energi. Apabila permasalahan ini dapat
ditanggulangi atau setidaknya diminimalisir maka pembangunan dipusat
pemerintahan akan berjalan dengan lebih efisien sehingga dapat mempercepat
pembangunan di daerah – daerah. Oleh karena itu, dalam makalah ini akan dipaparkan
berbagai hal penting mengenai Permasalahan Kemacetan Lalu Lintas.
Berdasarkan
latar belakang diatas, maka yang menjadi permasalahan adalah:
a.
Apa
yang menyebabkan kemacetan lalu lintas?
b.
Apa
dampak negatif dari kemacetan lalu lintas?
c.
Bagaimana
upaya mengurangi kemacetan lalu lintas?
Makalah
ini dibuat agar masyarakat pada umumnya dan bagi pelajar khususnya bersedia
memikirkan masalah kemacetan lalu lintas yang semakin hari kondisinya semakin
parah dan mencarikan solusinya. Bukan hanya mengandalkannya kepada pemerintah
saja, tetapi juga ikut menjadi bagian dari masalah ini. Pembuatan makalah
ini juga bertujuan agar masyarakat mengetahui tentang sebab-sebab kemacetan
di Indonesia dan juga dapat mengetahui dampak yang ditimbulkannya bagi
kehidupan masyarakat.
BAB
II
PEMBAHASAN
Kemacetan transportasi lalu lintas merupakan suatu masalah
yang sering terjadi di wilayah perkotaan. Banyak faktor yang menjadi penyebab
mengapa kemacetan transportasi lalu lintas itu bisa terjadi. Faktor-faktor yang
menjadi penyebab kemacetan lalu lintas itu antara lain:
a.
Adanya
jumlah kendaraan yang melebihi kapasitas jalan. Hal ini sering kali menjadi
masalah yang ada di wilayah perkotaan. Kemacetan lalu lintas terjadi karena di
kota sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Sehingga tidak heran bila
kapasitas jalan yang ada di kota tidak bisa menampung semua kendaraan yang ada.
Sehingga kemacetan pun tak bisa dihindari.
b.
Adanya
pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan raya. Salah
satu faktor yang menjadi penyebab dari kemacetan transporasi lalu lintas adalah
adanya pedagang kaki lima yang berjualan dipinggri jalan raya. Biasanya mereka
mengambil trotoar sebagai tempat untuk berjualan. Selain sudah menyebabkan
kemacetan lalu lintas, pedagang kaki lima ini juga telah mengambil hak pejalan
kaki. Sehingga pejalan kaki tidak lagi bisa melewati trotoar, melainkan
berjalan melewati jalan raya. Hal itu tentu membahayakan keselamatan para pejalan
kaki . Mengapa dengan adanya pedagang kaki lima bisa menyebabkan terjadinya
kemacetan lalu lintas. Hal itu bisa terjadi karena banyak dari pengguna jalan
raya yang berhenti dipinggir jalan untuk membeli barang kepada pedagang kaki
lima. Selain itu pengguna jalan yang membeli barang di pedagang kaki lima
biasanya memakirkan kendaraannya di pinggir jalan raya sehingga itu bisa
menyebabkan kemacetan lalu lintas.
c.
Terjadinya
kecelakaan lalu lintas. Terjadinya kecelakaan lalu lintas juga dapat
menyebabkan terjadinya kemacetan transportasi lalu lintas. Karena ketika ada
kecelakaan biasanya akan banyak para pengguna jalan yang memelankan laju
kendaraanya sehingga itu akan memicu terjadinya kemacetan lalu lintas.
d.
Adanya
kendaraan yang diparkir sembarangan di pinggir jalan. Hal ini sudah tentu
seringkali menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas. Di wilayah perkotaan
biasnya seringkali ditemui kendaraan yang diparkir secara sembarangan. Hal
tersebut bisa terjadi karena minimnya tempat untuk parkir bagi kendaraan yang
ada di wilayah perkotaan. Kendaraan yang diparkir di pinggir jalan sudah tentu
akan memakan sebagian dari badan jalan yang mana itu akan memicu terjadi
kemacetan transportasi lalu lintas.
e.
Beralihnya
masyarakat dari menggunakan transportasi umum ke transportasi pribadi. Adanya
peralihan masyarakat dari menggunakan transportasi umum ke transportasi pribadi
telah memberikan permasalahan baru bagi dunia lalu lintas. Mengapa hal itu
terjadi, ada banyak faktor yang menyebabkan masyarakat lebih memilih menggunakan
trasportasi pribadi. Diantaranya adalah karena menggunakan kendaraan pribadi
dirasa lebih cepat dan murah. Kendaraan pribadi juga lebih mudah untuk
menjangkau daerah tujuan. Namun demikian, ketika semua orang berusaha untuk
beralih menggunakan transportasi pribadi. Tidak salah jika jalan-jalan yang ada
saat ini menjadi padat dipenuhi oleh kendaraan-kendaraan pribadi.
Banyak faktor lain selain kelima faktor (komponen) di atas
yang dapat menyebabkan kemacetan lalu lintas, misalnya: penerapan yang keliru
terhadap kebijakan dan undang-undang lalu lintas angkutan jalan, keberadaan
mall (pintu mall) di tepi jalan raya sehingga keluar masuk kendaraan, orang dan
angkutan umum yang ngetem akanmengganggu kelancaran lalulintas, kurangnya
jumlah petugas pengatur lalu lintas, demonstrasi, kerusuhan, dan cuaca (hujan
deras dan banjir).
Salah satu masalah yang ada di
perkotaan yaitu masalah kemacetan lalu lintas. Masalah kemacetan lalu lintas
diperkotaan telah banyak memberikan kerugian bagi berjalannya roda ekonomi
suatu negara. Tak jarang masalah-masalah kemacetan ini selalu menjadi masalah
yang menyulitkan pemerintah dalam suatu negara untuk membuat kebijakan mengenai
lalu lintas.
Ada beberapa macam dampak atau
akibat yang ditimbulkan dari kemacetan transportasi lalu lintas, diantaranya
yaitu :
a.
Kerugian
waktu, karena kecepatan yang rendah.
b.
Pemborosan
bahan bakar kendaraan. Hal demikian dapat terjadi karena kendaraan yang
berjalan pelan akan menyita banyak waktu dan energi.
c.
Jalanan
yang macet juga mudah menimbulkan polusi udara, karena pada kecepatan
rendah konsumsi energi lebih tinggi, dan mesin tidak beroperasi pada kondisi
yang optimal.
d.
Akan
mengganggu aktivitas ekonomi, misalnya aktivitas pengiriman barang.
e.
Menggangu
kendaraan darurat, seperti : ambulans, pemadam kebakaran dalam menjalankan
tugasnya.
f.
Meningkatkan
stress pengguna jalan.
Masih ada banyak kerugian yang
ditimbulkan dengan adanya kemacetan transportasi lalu lintas ini. Bahkan,
ekonomi suatu negara bisa menjadi lumpuh gara-gara masalah kemacetan lalu
lintas ini.
Dari penjelasan
penyebab terjadi kemacetan lalu lintas, sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk
menanggulangi masalah kemacetan lalu lintas. Diantaranya adalah pengambilan
kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Namun, kebijakan yang telah
dikeluarkan oleh pemerintah sering kali diabaian oleh para penggunan jalan
raya. Segala upaya yang dilakukan sebenarnya untuk mengurangi volume kendaraan
yang ada dijalan raya. Namun apa daya karena jumlah kendaraan yang tiap hari
tidak semakin berkurang membuat masalah kemacetan lalu lintas semakin sulit
untuk diatasi.
Berikut beberapa solusi yang dapat digunakan untuk
menanggulangi masalah kemacetan lalu lintas:
a.
Penyediaan
sarana transortasi umum yang layak. Hal ini dilakukan untuk menarik para
penggunan jalan raya agar beralih dari kendaraan pribadi kekendaraan umum.
b.
Penggunaan
jalur satu arah. Penggunaan jalur satu arah pada jalan raya ini sangatlah
diperlukan untuk menanggulangi masalah kemacetan lalu lintas. Karena jika jalan
dijadikan satu arah memungkinkan kendaraan dapat berjalan lebih rapi.
c.
Pembatasan
pemilikan kendaraan pribadi. Hal ini menjadi perlu dilakukan karena penyebab
kemacetan adalah adanya banyak kendaraan pribadi yang menumpuk di jalanan. Hal
ini dikarenakan mudahnya orang memperoleh kendaraan pribadi. Jika pemilikan
kendaraan pribadi ini dapat dilakukan, maka ini akan dapat menekan angka
kemacetan transportasi lalu lintas di jalan raya.
d.
Larangan
tegas bagi pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan dan parkir liar
yang sering kali menghambat laju kendaraan.
e.
Memperbanyak
armada kendaraan masal yang memadai. Misalnya saja busway seperti yang ada di
Jakarta. Atau mungkin juga kereta bawah tanah. Hal ini perlu dilakukan agar
pengguna jalan raya mau menggunakan sarana transportasi umum.
f.
Peningkatan
kapasitas jalan, misalnya: memperlebar jalan, menambah lajur lalu lintas jika
memungkinkan, mengurangi konflik di persimpangan dengan membatasi arus belok
kanan.
g.
Menerapkan
jam kerja berbeda. Walaupun terkesan hanya memindahkan jam macet tetapi solusi
ini memberikan kontribusi mengurai kemacetan lalu lintas.
BAB III
PENUTUP
Setelah membaca makalah di atas, dapat disimpulkan bahwa:
a.
Kemacetan
merupakan situasi atau keadaan tersendatnya
atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh
banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan.
b.
Kemacetan
terjadi karena jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan dan dapat disebabkan
faktor – faktor lain.
c.
Dampak
kemacetan dapat berimbas terhadap berbagai aspek seperti aspek ekonomi,
psikologis dan kesehatan.
d.
Cara
menanggulangi dan meminimimalisir kemacetan yaitu dengan pembangunan sarana dan
prasarana bagi para pengguna jalan.
e.
Sebagai
mahasiswa kita harus kritis dan menanggapi dengan cepat permasalahan kehidupan
yang terjadi saat ini seperti permasalahan kemacetan di Jakarta. Paling tidak
dari hal kecil, sehingga untuk hal besar kita akan lebih siap menghadapinya
bahkan dapat menanggulanginya.
b.
meningkatkan
pelayanan angkutan umum, agar masyarakat tertarik untuk berpindah dari
kendaraan pribadi ke kendaraan umum.
c.
Melakukan
pembatasan usia kendaraan karena jika kendaraan tersebut sudah terlalu tua,
maka kendaraan tersebut menjadi tidak fungsional lagi.
d.
Penegakan
hukum yang tegas terhadap pengguna jalan, pejalan kaki dan pedagang
kaki lima yang melanggar aturan.
e.
Aturan
yang tegas dan ketat terhadap arus urbanisasi dengan cara yang lebih optimal,
dan hukuman dipertegas apabila ada yang melanggar.
f.
Memasukkan
pendidikan berlalu lintas dalam lingkup sekolah dasar dan sekolah menengah.
DAFTAR PUSTAKA
Salim, A. (1993). Manajemen Transportasi.
Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Wikipedia. (2014,
September 5). Kemacetan. Retrieved Oktober 16, 2014, from Wikipedia:
http://id.wikipedia.org/wiki/Kemacetan

0 komentar:
Posting Komentar